Clock

Sabtu, 28 April 2012

Manusia dan Pandangan Hidup

   Pandangan hidup merupakan suatu angan-angan,impian dan rencana masa depan yang belum terwujud dan masih terbatas dalam sebuah pemikiran manusia. Mayoritas pandangan hidup manusia adalah bagaimana ia bisa hidup dan memiliki kehidupan yang bagus entah bagaimana cara mendapatkannya.
   Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
   Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu disebut ideology. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
   Oleh karena itu, manusia dan pandangan hidup merupakan satu kesatuan dalam kehidupan yang pada dasarnya jika setiap manusia berpegang teguh dengan apa yang ia impikan dan mau berusaha untuk mewujudkannya maka tak ada kemungkinan jika impian yang telah ia buat dapat terwujud oleh pandangan hidupnya yang telah dipikirkannya sejak awal.

sumber : http://diasindonesia.wordpress.com/2012/01/10/manusia-dan-pandangan-hidup/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar